Laman

Kamis, 05 Mei 2011

Undangan Online

Apa yang dimaksud Undangan Online??

Undangan pernikahan online adalah suatu media (sarana) yang dipublikasikan melalui internet untuk mengundang seseorang hadir di acara pernikahan, bentuknya bisa berupa image (gambar), teks (tulisan) atau gabungan keduanya. Media publikasinya bisa melalui blog, situs jejaring sosial atau situs yang sengaja dibuat khusus untuk undangan itu sendiri.

Bedanya Undangan Pernikahan Online dengan Undangan Pernikahan Cetak?

Pada prinsipnya kedua undangan ini sama saja. Karena tujuan utamanya adalah untuk memberikan informasi mengenai pernikahan dan mengharapkan kehadiran dari pihak yang diundang.
Informasi yang dimuat undangan pernikahan online pun sama dengan undangan pernikahan konvensional; mulai dari informasi nama pengantin & orangtua; waktu & tempat diadakannya akad nikah & resepsi; peta lokasi dan kutipan doa/ ayat suci. Kelebihan undangan pernikahan online adalah adanya buku tamu yang bisa diisi oleh pengunjung, disana bisa dituliskan ucapan selamat maupun konfirmasi kedatangan.

Bila dilihat dari segi desain, sesungguhnya undangan pernikahan online serupa dengan undangan pernikahan konvensional (cetak). Bedanya undangan pernikahan online bersifat paperless (tanpa kertas). Perbedaan lainnya tentu saja undangan konvensional disebar dengan cara didistribusikan via ‘darat’ kepada seseorang yang ingin diundang. Sedangkan undangan online cukup disebar melalui teknologi yang tersedia di dunia maya, bisa lewat email, jejaring sosial, bahkan lewat sms.

Kelebihan lain dari undangan online adalah kemampuannya untuk disebar dalam waktu singkat melintasi batas regional, baik dalam negeri maupun luar negeri, lalu jika ada perubahan informasi acara, misalnya penundaan atau pembatalan bisa langsung cepat diinformasikan, mengingat jaringan internet terbuka selama 24 jam.

Selain murah undangan online juga turut mencegah pemanasan global, hal ini diwujudkan dalam bentuk pengurangan bahan baku kertas, serta penggunaan tinta cetak.

Lalu, apa itu Undangan Pernikahan Online sourdjan?

Undangan Pernikahan Online sourdjan adalah situs yang menyediakan jasa pembuatan Undangan Pernikahan Online berbasis website dengan visualisasi kartun.Undangan online kami berikan sesuai dengan keinginan anda, mulai dari undangan online kartun, undangan online  muslim sampai yang "having fun".
Selain itu sourdjan akan terus berinovasi untuk menemukan solusi-solusi undangan pernikahan yang berguna dan bermanfaat untuk para pembuat undangan pernikahan online.

Rabu, 04 Mei 2011

Pasangan Muda Lebih Mengenal Satu Sama Lain

Lamanya umur hubungan tak menjamin kedekatan tiap pasangan. Sebuah penelitian membuktikan bahwa pasangan muda lebih mengenal satu sama lain ketimbang yang lebih tua.
Penelitian itu dilakukan oleh peneliti asal Swiss, Jerman dan Amerika Serikat. Mereka melakukan pengamatan terhadap 38 pasangan muda, serta 20 pasangan yang telah berumur.
Para pasangan muda itu memiliki umur pernikahan satu hingga dua tahun, sedangkan pasangan yang berumur telah mencapai 40 tahun pernikahan.
Yang menarik, para pasangan muda justru lebih mengenal pasangan mereka. Hal itu terbukti dari jumlah pertanyaan mengenai pasangan, yang telah mereka jawab dengan benar.
Dr Benjamin Scheibehenne Universitas Basel mengungkap alasan dari gasil penelitian ini. "Alasan dari pasangan yang telah lama bersama namun tetap tidak saling mengenal adalah gambaran mengenai komitmen yang telah dialami. Mereka menganggap komitmen itu telah membuktikan bahwa mereka saling mengenal. Padahal sebenarnya belum tentu seperti itu," ujarnya seperti dikutip dari Telegraph.

Oleh karena itu peneliti menganjurkan para pasangan untuk tetap menjaga komunikasi walaupun umur pernikahan telah berlangsung lama. Komunikasi itu akan menjaga kedekatan di antara para pasangan, sehingga bisa saling mengenal lebih dalam lagi.

Masalah yang Sering Dialami Pasangan Muda

Kata orang masa-masa bulan madu hanya akan bertahan tak lebih dari satu bulan setelah acara pernikahan. Karena setelah itu pasangan pengantin baru akan dihadapkan pada realita kehidupan berumah tangga yang pastinya penuh liku. Realita yang harusnya telah dipahami oleh setiap pasangan yang akan memutuskan untuk menikah. Pernikahan harusnya dipahami bukan hanya sekedar ritual menyatukan dua orang yang saling mencintai. Melainkan merupakan jejak awal dalam perjalanan kehidupan yang akan dilalui bersama.

Permasalahan diyakini pasti akan terjadi sepanjang usia pernikahan. Permasalahan harus ditempatkan sebagai ujian yang memang harus dijalani bersama oleh pasangan suami istri. Selayaknya ujian di sekolah, jika berhasil melewati ujian itu mereka akan berada di tingkatan yang lebih tinggi dalam memahami sebuah pernikahan. Namun, jika tidak maka harus dipertanyakan kembali keberadaan keduanya dalam sebuah ikatan pernikahan. Bukan berarti pernikahan itu gagal, tetapi harus kembali direnungkan tentang tujuan awal pernikahan mereka.